Jumat kemaren after hour, gw, ollie, anang, dhani & riska berangkat ke bandung naek mobil ollie. Agak macet sedikit waktu mau naik tol tapi setelah masuk tol sudah lancar banget dan we finally arrive there in 2 hours. We stayed at Riska house.
Sabtu pagi kita bangun jam 6 pagi siap2 untuk ngumpul jam 7 di depan hotel preanger untuk ikutan acara Bandung Historical Walk yang diselenggarakan oleh Bandung Trails www.bandungtrails.org Gw, ollie & anang kompakan make T-shirt kutukutubuku.com heheh.
Nyampe disana, sudah banyak yang berkumpul. Kami dibagi-bagi dalam kelompok2 kecil dengan 1 tour guide. Tour guide kami, laris, mulai dengan membagi2 goodie bag yg isinya aqua, peta bandung dan beberapa selebaran lain. Dari selebaran yang dibagi itu, i found out bahwa pada tahun 2001, Bandung masuk 10 besar kota dengan art deco terkeren! It's quite an achievement dont you think? Dhani, Ollie & Riska yg niat banget foto2 sudah mengeluarkan perlengkapan fotografi masing2 dan mulai jepret kiri kanan. Gw yang tdk punya kamera merelakan diri jadi korban jepret dengan senang hati =).
Perjalanan dimulai dari hotel Preanger melewati kilometer 0 kota bandung (ada monumennya nya yang berupa kereta tua). Alkisah di monumen ini lah dimana Daendels menancapkan tonggak kayu saat pembuatan jalan pertama di kota Bandung, de groote postweg. DI depan monumen ini terdapat hotel bersejarah Savoy Homan dimana tamu petinggi2 negara menginap pada saat konferensi Asia Afrika tahun 1955. Melewati hotel Savoy Homan berdiri toko padang (department store pertama di bandung). The building structure looks really nice! i love it!! sayangnya sekarang bangunann ini sudah terbengkalai =(
Rute selanjutnya ke gedung PLN (yg didalamnya ada sumur bersejarah -->sumur bandung), lalu ke Alun-alun, melihat Pendopo yang sekarang jadi rumah dinas Walikota Bandung, mengunjungi makam R. Wiranatakusumah di balik pertokoan di jalan Dalem Kaum. Selepas dari makam, kami ke jalan Banceuy, melihat sisa penjara Banceuy dimana Bung Karno pernah ditahan.
Historical building lainnnya yang kami lewati selama perjalanan termasuk gedung Swarha (sekarang toko indra), gedung Bank Escompto (bank pertama di kota Bandung, sekarang dipake Bank Mandiri), jalan braga, bank indonesia (dulunya Javasche Bank), Kathedral St. Peter (di jalan jawa), gedung KODAM (dulunya Gedung Sabau).
Perjalanan berakhir di Gedung Sate. Capek banget!!! Setiba di gedung sate, kami langsung disuguhi cendol dan lunch berupa nasi timbel. Setelah lunch, kami dapat memasuki gedung sate yang dalamnya sangat "grand". Kami menaiki tangga kayu sempit untuk mencapai puncak gedung sate dimana kita dapat melihat pemandangan kota bandung. Amazing!
|
This is bancha's blog. Bancha is a dreamer, a daughter, a grandchild, a girlfriend, a lover, a web designer, an introvert, a reader not writer, a clumsy, an entrepenour, a sister, a friend, an optimist, a spontaneous, a makassarean, a jakartarian, a worker, a shopper, a blogger, a lover, a listener, a food lover, a critic, a traveller, an ordinary, a young spirited, a woman, an occasional risk taker, an enthusiastic.(not necessarily in that order).